Berita PKS

Kunjungi Ever Fresh Semarang, Presiden PKS Dorong Benih Lokal Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

5 Juli 2026 • Waktu Baca 4 Menit
Kunjungi Ever Fresh Semarang, Presiden PKS Dorong Benih Lokal Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri
Suasana kunjungan Presiden PKS ke industri perbenihan dan home industri di Ever Fresh, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu, 5 Juli 2026. Acara ini diikuti puluhan petani mitra dan pemulia. Foto: Dok. Humas

TENGARAN, KABUPATEN SEMARANG — Kedaulatan pangan tidak hanya lahir dari kebijakan besar di pusat kekuasaan, tetapi juga dari desa-desa yang tekun merakit benih, memberdayakan petani, dan membangun harapan dari lahan pertanian. Semangat itu terlihat saat Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr. H. Almuzzammil Yusuf, M.Si. mengunjungi industri perbenihan sayuran hibrida Ever Fresh di Dusun Rekesan, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (5/7/2026) siang.

Ever Fresh merupakan usaha perbenihan sayuran hibrida yang dirintis oleh Siswanto. Usaha ini berfokus pada perakitan varietas unggul, riset dan pengembangan tanaman tahan penyakit, uji multilokasi, produksi benih, hingga pemasaran. Saat ini, Ever Fresh berkolaborasi dengan sekitar 25 petani mitra UMKM yang turut terlibat dalam proses persilangan benih melalui tenaga polinator.

Dalam kunjungan tersebut, Almuzzammil Yusuf mengapresiasi model bisnis Ever Fresh yang dinilai telah menjalankan proses hulu pertanian secara serius dan antisipatif. Menurutnya, proses pengkajian, perakitan varietas, produksi, hingga pembacaan tren pasar beberapa tahun ke depan menunjukkan bahwa usaha perbenihan lokal mampu bersaing dengan perusahaan besar.

“Ini adalah pekerjaan perusahaan yang canggih, antisipatif, dan siap menghadapi persaingan riset dari luar. Mudah-mudahan Ever Fresh terus menghasilkan produk unggul untuk disebarkan ke seluruh Indonesia,” ujar Almuzzammil.

Ia menilai, salah satu ruang pengabdian penting bagi kader PKS adalah berkiprah di bidang pertanian. Menurutnya, pertanian bukan hanya urusan produksi pangan, tetapi juga menyangkut kedaulatan benih, penguatan ekonomi desa, pembukaan lapangan kerja, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kader PKS sudah seharusnya bisa mengambil peran nyata di sektor pertanian, baik melalui pendampingan petani, penguatan UMKM, advokasi kebijakan, maupun membantu membuka akses hulu sampai hilir agar produk lokal semakin berdaya saing,” katanya.

Ketua Fraksi PKS DPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dr. H. Abdul Kharis Almasyhari, M.Si., yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, menilai usaha yang dijalankan Ever Fresh bukanlah bisnis kecil. Menurutnya, produk benih lokal memiliki peluang besar untuk menandingi perusahaan asing, sepanjang didukung strategi merek, pemasaran, dan permodalan yang kuat.

“Kalau saya melihat apa yang dilakukan Pak Siswanto ini bukan bisnis kecil. Ini bisnis besar. Persoalan utamanya ada pada marketing dan modal,” ujar Abdul Kharis.

Ia menyebut, perusahaan asing selama ini unggul karena kekuatan modal dan jaringan pemasaran. Padahal, proses penangkaran dan penanaman benih di lapangan banyak bertumpu pada kemampuan petani lokal. Karena itu, ia mendorong adanya penguatan tiga aspek utama, yaitu merek, marketing, dan modal.

“Fokusnya ada pada 3M: merek, marketing, dan modal. Kalau ada investor besar dan tim marketing yang kuat, produk lokal seperti Inul Kuning bisa bersaing bahkan mengungguli produk perusahaan besar,” ujarnya.

Abdul Kharis juga menyatakan kesiapan untuk membantu menjembatani komunikasi dengan mitra terkait di Kementerian Pertanian, termasuk apabila terdapat kendala dalam proses pengurusan sertifikasi dan legalitas benih. Menurutnya, inovasi lokal yang sudah terbukti harus mendapatkan ruang tumbuh yang lebih luas.

Owner Ever Fresh, Siswanto, menjelaskan bahwa usahanya dirintis dari skala kecil dengan semangat pemberdayaan lingkungan sekitar. Selain memproduksi benih, Ever Fresh juga melakukan riset dan pengembangan melalui tim pemulia untuk merakit varietas tanaman yang tahan penyakit dan sesuai kebutuhan pasar.

“Kami melakukan R&D, uji multilokasi, introduction, launching produk unggul yang telah dilepas Kementerian Pertanian, lalu masuk ke produksi, penyimpanan, pengecekan laboratorium, hingga marketing,” kata Siswanto.

Ia menambahkan, Ever Fresh terus membaca tren pasar hingga tiga tahun ke depan dengan melakukan pemetaan ke berbagai wilayah, termasuk Sumatera dan Sulawesi. Hal itu dilakukan agar produk benih yang dihasilkan tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan petani dan pasar.

Kepala Desa Sugihan, Sumadi A., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan perbenihan di wilayahnya telah melibatkan puluhan petani mitra. Selain sektor perbenihan, Desa Sugihan juga memiliki kelompok tani dan UMKM lokal, termasuk UMKM Jasbian yang mengolah berbagai produk pangan seperti jenang dan aneka keripik berbahan waluh, pare, bayam, hingga adas.

Menurut Sumadi, keberadaan Ever Fresh memberi dampak ekonomi bagi masyarakat desa karena membuka ruang kolaborasi antara inovasi pertanian, tenaga kerja lokal, dan pengembangan UMKM. Ia berharap dukungan dari berbagai pihak dapat memperkuat akses permodalan dan pemasaran bagi pelaku pertanian di Desa Sugihan.

“Kami berharap dukungan dari semua pihak agar bidang pertanian, khususnya pembibitan dan pembenihan yang dijalankan Pak Siswanto bersama petani mitra, bisa semakin maju,” ujarnya.

Kunjungan ini menegaskan pentingnya sinergi antara inovator lokal, petani mitra, UMKM desa, dunia usaha, dan pembuat kebijakan. Dengan dukungan riset, modal, merek, pemasaran, serta akses kebijakan yang tepat, produk benih nasional diharapkan semakin berdaulat dan mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Kontributor: Sugiharto Editor: Imam Bukhari
[isi_form_komunitas_kreatif]
Layanan Aspirasi Fraksi PKS

Formulir Layanan Aspirasi DPRD

Sampaikan usulan, aduan, atau kebutuhan warga secara lebih rapi, terstruktur, dan mudah diproses oleh admin.

Langkah 1 dari 5 20%

Data Pengusul

Isi identitas pengusul atau perwakilan yang menyampaikan aspirasi.

Gunakan nama lengkap asli.
Pastikan nomor aktif.
Opsional.
Pilih posisi Anda.

Detail Aspirasi

Jelaskan inti usulan, masalah, atau kebutuhan secara spesifik.

Tindak Lanjut

Tentukan prioritas dan jenis tindak lanjut.

Lampiran & Persetujuan

Review Data

Pastikan semua data sudah benar sebelum mengirim.