Keagamaan

Jelang Muktamar VI IPHI, Ida Nurul Farida Tekankan Pentingnya Pembinaan Pascahaji

14 Agustus 2026 • Waktu Baca 3 Menit
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida, Plt Ketua IPHI Jawa Tengah sekaligus Anggota Komisi IX DPR RI Muh Haris, dan jajaran pengurus IPHI Jawa Tengah berfoto bersama seusai audiensi menjelang Muktamar VI IPHI.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida, Plt Ketua IPHI Jawa Tengah sekaligus Anggota Komisi IX DPR RI Muh Haris, dan jajaran pengurus IPHI Jawa Tengah berfoto bersama seusai audiensi menjelang Muktamar VI IPHI. Foto: Dok. Humas

SEMARANG – Pembinaan jamaah setelah kembali dari Tanah Suci menjadi salah satu perhatian utama Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Tengah menjelang Muktamar VI. Organisasi tersebut mendorong agar nilai-nilai kemabruran haji tidak berhenti pada pelaksanaan ibadah, tetapi terus diwujudkan melalui peran sosial para alumni haji di tengah masyarakat.

Komitmen itu mengemuka dalam audiensi jajaran pengurus IPHI Jawa Tengah dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Selasa (11/8/2026). Pertemuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi IPHI dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam pelayanan dan pembinaan jamaah haji.

Turut hadir Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah Ida Nurul Farida yang juga menjadi pengurus IPHI Jawa Tengah. Ida menilai sinergi antara organisasi masyarakat, pemerintah daerah, dan legislatif penting untuk memastikan pelayanan haji terus mengalami perbaikan.

“Sebagai bagian dari pengurus IPHI sekaligus Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, saya melihat sinergi dengan pemerintah provinsi ini sangat strategis. Dari sisi legislatif, kami memiliki kewajiban untuk terus mengawal kebijakan dan pelayanan dasar, memastikan penyelenggaraan haji dari tahun ke tahun semakin baik, aman, dan ramah bagi jamaah kita,” kata Ida.

Menurut dia, tanggung jawab terhadap jamaah tidak selesai ketika mereka tiba kembali di Tanah Air. Pembinaan pascahaji dinilai memiliki peran penting agar alumni haji dapat memberikan manfaat lebih luas bagi lingkungan sekitarnya.

“Fokus kita tidak berhenti saat jamaah pulang dari Tanah Suci. Program pembinaan pascahaji oleh IPHI sangat sejalan dengan visi kami di DPRD, yakni memberdayakan para alumni haji agar peran sosial mereka di tengah masyarakat semakin dirasakan, sehingga membawa dampak positif bagi kesejahteraan lingkungan sekitarnya,” ujar Ida.

Pelaksana Tugas Ketua IPHI Jawa Tengah Muh Haris mengatakan organisasinya siap berjalan beriringan dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurut dia, IPHI tidak hanya menjadi wadah silaturahim para alumni haji, tetapi juga harus mampu menghadirkan program yang memberi manfaat nyata.

“IPHI Jawa Tengah siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Semangat kami adalah ngopeni atau merawat dan ngelakoni atau menjalankan. Kami ingin hadir untuk merawat persaudaraan, memberikan perhatian kepada jamaah dan alumni haji, serta menjalankan amanah melalui program yang konkret dan memberikan manfaat,” ujar Haris.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut baik komitmen tersebut. Ia menyatakan Pemprov Jawa Tengah siap membangun kolaborasi dengan IPHI, terutama dalam peningkatan pelayanan dan pembinaan jamaah.

Menurut Luthfi, pembinaan pascahaji penting agar nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah di Tanah Suci tetap terpelihara dalam kehidupan sehari-hari.

“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap berkolaborasi dengan IPHI dalam upaya meningkatkan pelayanan haji. Pembinaan dari IPHI juga sangat diperlukan kepada para alumni agar kemabruran haji tetap terjaga sepanjang hayat dan dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Luthfi.

IPHI Siapkan Muktamar VI

Selepas bertemu gubernur, jajaran pengurus IPHI Jawa Tengah melanjutkan silaturahim ke Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Tengah. Rombongan diterima Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Tengah Fitriyanto.

Dalam pertemuan tersebut, pengurus IPHI menyampaikan sejumlah persiapan menjelang pelaksanaan Muktamar VI. Selain membahas agenda organisasi, pertemuan juga menjadi ruang untuk mengevaluasi pelayanan haji dan memperkuat koordinasi antarlembaga.

Haris mengapresiasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah bagi masyarakat Jawa Tengah. Ia menilai pelayanan kepada jamaah mengalami kemajuan dan semakin tertata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Penguatan koordinasi dinilai penting mengingat Jawa Tengah merupakan salah satu daerah dengan jumlah jamaah haji terbesar di Indonesia. Karena itu, kolaborasi antara IPHI, pemerintah provinsi, DPRD, serta instansi yang menangani pelayanan haji diharapkan dapat memperkuat pelayanan sejak masa persiapan, pelaksanaan ibadah, hingga pembinaan jamaah setelah kembali ke Tanah Air.

Bagi IPHI, Muktamar VI juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam menjaga persaudaraan serta mendorong para alumni haji terus menghadirkan nilai kemabruran melalui kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

Topik Terkait: Keagamaan
Editor: Imam Bukhari
[isi_form_komunitas_kreatif]
Layanan Aspirasi Fraksi PKS

Formulir Layanan Aspirasi DPRD

Sampaikan usulan, aduan, atau kebutuhan warga secara lebih rapi, terstruktur, dan mudah diproses oleh admin.

Langkah 1 dari 5 20%

Data Pengusul

Isi identitas pengusul atau perwakilan yang menyampaikan aspirasi.

Gunakan nama lengkap asli.
Pastikan nomor aktif.
Opsional.
Pilih posisi Anda.

Detail Aspirasi

Jelaskan inti usulan, masalah, atau kebutuhan secara spesifik.

Tindak Lanjut

Tentukan prioritas dan jenis tindak lanjut.

Lampiran & Persetujuan

Review Data

Pastikan semua data sudah benar sebelum mengirim.