Kegiatan Kader

Serukan “Hayya ‘Alal Falah”, Presiden PKS Ajak Kader Jateng Bangun Jembatan Sosial dan Perluas Pelayanan Publik

5 Juli 2026 • Waktu Baca 3 Menit
Serukan “Hayya ‘Alal Falah”, Presiden PKS Ajak Kader Jateng Bangun Jembatan Sosial dan Perluas Pelayanan Publik
Presiden PKS Dr. Al Muzzammil Yusuf, M.Si. menyerukan “Hayya ‘alal falah” sebagai pesan optimisme, perjuangan, dan kemenangan melalui kerja nyata untuk masyarakat dalam kegiatan Kembara dan Latansa PKS Jawa Tengah di Spekta Merbabu, Getasan, Kabupaten Semarang, Ahad, 5 Juli 2026. Foto: Dok. Humas

GETASAN, KABUPATEN SEMARANG – Seruan “Hayya ‘alal falah” menggema dalam kegiatan Kemah Bakti Nusantara (Kembara) dan Pelatihan Perempuan Siaga (Latansa) di Spekta Merbabu, Getasan, Kabupaten Semarang, Ahad (5/7). Di hadapan sekitar 1.000 kader utama PKS dari berbagai wilayah Jawa Tengah, Presiden PKS Dr. Al Muzzammil Yusuf, M.Si. menjadikan seruan itu sebagai pesan utama tentang optimisme, perjuangan, dan kemenangan yang diraih melalui kerja nyata untuk masyarakat.

Al Muzzammil menjelaskan, “Hayya ‘alal falah” bukan sekadar lafaz yang akrab terdengar dalam azan, tetapi juga panggilan moral untuk bergerak menuju keberhasilan. Dalam konteks kerja kader, seruan itu dimaknai sebagai ajakan untuk memperkuat kedisiplinan, memperluas pelayanan, membangun komunikasi yang merangkul, dan menghadirkan manfaat bagi publik.

“Hayya ‘alal falah adalah ajakan menuju kemenangan. Kemenangan itu tidak hadir dengan diam, tetapi dengan ikhtiar, doa, kebersamaan, dan kerja yang sungguh-sungguh,” ujar Al Muzzammil.

Menurutnya, kader PKS perlu memiliki mental pemenang yang terbuka terhadap masyarakat luas. Ia menekankan pentingnya membangun jembatan sosial, bukan menutup diri. Kader, kata dia, harus mampu hadir di tengah berbagai komunitas, mulai dari lingkungan pendidikan, pesantren, petani, pasar, pemuda, perempuan, komunitas kesehatan, olahraga, hingga kelompok-kelompok sosial lainnya.

“Potensi kita bukan hanya jumlah kader yang hadir di tempat ini. Potensi itu bisa berkembang jauh lebih besar ketika kader mampu membangun jembatan dengan masyarakat,” katanya.

Al Muzzammil menyebut sikap merangkul sebagai kunci penting dalam kerja sosial dan kebangsaan. Karena itu, ia mendorong kader untuk mengembangkan cara berpikir bridging, not blocking — membangun jembatan komunikasi, bukan sekat sosial. Menurutnya, masyarakat Indonesia sangat luas dan beragam, sehingga kerja politik harus dijalankan dengan semangat kolaborasi, penghormatan, dan pelayanan.

Ia juga mengingatkan bahwa PKS tidak boleh hanya dipahami sebagai partai politik elektoral. Lebih dari itu, PKS harus terus memperkuat dirinya sebagai gerakan dakwah dan gerakan pelayanan yang hadir dalam berbagai ruang kehidupan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Al Muzzammil menekankan tiga agenda penting bagi kader. Pertama, pewarisan nilai perjuangan kepada generasi berikutnya. Kedua, penguatan pembinaan dan kualitas kader. Ketiga, peningkatan produktivitas kader dalam pelayanan publik dan kerja-kerja sosial.

Presiden PKS Dr. Al Muzzammil Yusuf menyampaikan arahan di tengah kegiatan Kembara dan Latansa PKS Jawa Tengah yang berlangsung di kawasan hutan Spekta Merbabu, Getasan, Kabupaten Semarang.
Presiden PKS Dr. Al Muzzammil Yusuf, M.Si. memberikan arahan kepada kader PKS Jawa Tengah dalam kegiatan Kembara dan Latansa di Spekta Merbabu, Getasan, Kabupaten Semarang, Ahad, 5 Juli 2026. Dalam kegiatan ini, kader didorong memperkuat optimisme, kedisiplinan, pelayanan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Foto Dok. Sugiharto/Komdigi PKS Kab. Semarang

Ia meminta para kader senior menuliskan pengalaman, perjalanan, dan pembelajaran mereka agar dapat menjadi warisan nilai bagi anak, cucu, dan generasi muda. Menurutnya, pengalaman kader merupakan aset penting yang dapat menjadi inspirasi, dokumentasi, sekaligus amal jariah dalam perjalanan dakwah dan pelayanan.

“Pengalaman itu perlu ditulis dan dikumpulkan. Itu bisa menjadi pembelajaran bagi anak cucu dan generasi penerus,” ujarnya.

Al Muzzammil juga menegaskan pentingnya memperkuat kaderisasi, pelayanan publik, dan pemenangan kepemimpinan yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Ia menyebut kerja politik harus terus diarahkan untuk memperluas manfaat, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada rakyat.

Selain itu, ia mendorong penguatan peran perempuan dan pemuda sebagai sayap penting gerakan. Menurutnya, ruang partisipasi perempuan dan pemuda harus semakin terbuka, termasuk bagi masyarakat luas yang memiliki kepedulian dan keinginan untuk bersama-sama membangun kehidupan publik yang lebih baik.

Di akhir arahannya, Al Muzzammil kembali mengajak seluruh peserta menghidupkan optimisme melalui seruan “Hayya ‘alal falah”. Seruan itu menjadi penutup sekaligus penegasan bahwa perjuangan, pelayanan, dan kemenangan harus dijalani dengan keyakinan, kerja keras, dan semangat kebersamaan.

Kegiatan Kembara dan Latansa PKS Jawa Tengah menjadi bagian dari penguatan kapasitas kader, ketahanan fisik dan mental, serta komitmen pelayanan sosial. Melalui kegiatan ini, kader didorong untuk semakin dekat dengan masyarakat dan memperluas kontribusi nyata di berbagai bidang kehidupan.

Topik Terkait: Kegiatan Kader
Kontributor: Sugiharto Editor: Imam Bukhari
[isi_form_komunitas_kreatif]
Layanan Aspirasi Fraksi PKS

Formulir Layanan Aspirasi DPRD

Sampaikan usulan, aduan, atau kebutuhan warga secara lebih rapi, terstruktur, dan mudah diproses oleh admin.

Langkah 1 dari 5 20%

Data Pengusul

Isi identitas pengusul atau perwakilan yang menyampaikan aspirasi.

Gunakan nama lengkap asli.
Pastikan nomor aktif.
Opsional.
Pilih posisi Anda.

Detail Aspirasi

Jelaskan inti usulan, masalah, atau kebutuhan secara spesifik.

Tindak Lanjut

Tentukan prioritas dan jenis tindak lanjut.

Lampiran & Persetujuan

Review Data

Pastikan semua data sudah benar sebelum mengirim.