TUNTANG, Kabupaten Semarang – Tidak semua masalah keluarga tampak dari luar. Di balik rumah yang terlihat baik-baik saja, bisa saja tersimpan kegelisahan, konflik, dan cerita panjang yang selama ini tidak pernah mendapat ruang untuk didengar.
Berangkat dari kesadaran tersebut, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga atau BIPEKA DPD PKS Kabupaten Semarang melalui Rumah Keluarga Indonesia atau RKI menghadirkan program “Sejuta Keluarga Bercerita” sebagai ruang aman bagi masyarakat untuk berkonsultasi mengenai persoalan keluarga.
Program ini dirancang khusus bagi para orang tua dan pasangan suami istri untuk menumpahkan keluh kesah, mengurai benang kusut problematika rumah tangga, dan menemukan kembali kehangatan cinta yang mungkin sempat meredup karena rutinitas atau konflik.
Program yang digelar dalam rangka menyambut Hari Keluarga Nasional atau Harganas 2026 ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPD PKS Kabupaten Semarang, Muhammad Nurkholis, di Kantor DPD PKS Kabupaten Semarang, Dusun Gading, Desa Tuntang, pada Sabtu Siang (27/6/2026) .
Dalam sambutannya, Muhammad Nurkholis menegaskan bahwa ketahanan keluarga merupakan fondasi penting bagi ketahanan masyarakat dan bangsa. Menurutnya, keluarga yang sehat, harmonis, dan memiliki ruang komunikasi yang baik akan menjadi sumber lahirnya generasi yang kuat.
“Keluarga adalah tempat pertama seseorang belajar tentang kasih sayang, tanggung jawab, dan nilai-nilai kehidupan. Karena itu, menjaga ketahanan keluarga bukan hanya urusan pribadi, tetapi juga bagian dari ikhtiar membangun masyarakat yang lebih baik,” ujar Muhammad Nurkholis.
Melalui layanan “Curhat Bareng Konsultan Keluarga Rumah Keluarga Indonesia (RKI)”, masyarakat Kabupaten Semarang diberikan akses konsultasi yang mudah, solutif, serta dijamin privasi dan kerahasiaannya oleh para konsultan keluarga yang kompeten di bidangnya.
Antusiasme warga pun terbukti nyata. Pada hari pelaksanaannya, Sabtu (27/6/2026), peserta tampak hadir memadati lokasi dari berbagai kecamatan di Kabupaten Semarang. Mereka yang datang bukan hanya dari kalangan internal pengurus BIPEKA DPC, tetapi didominasi oleh masyarakat umum yang merindukan solusi atas permasalahan keluarga mereka.
“Karena setiap keluarga pasti punya cerita, dan setiap cerita layak untuk didengar tanpa dihakimi,” ungkap Ketua Bidang BIPEKA DPD PKS Kabupaten Semarang, Siti Alfiatun, S.Pd. di lokasi acara.
Kami, lanjutnya, ingin menjadi bagian dari solusi untuk mewujudkan keluarga yang harmonis dan berkualitas, bi idznillah,” tambahnya menegaskan komitmen RKI.

Dua Jalur Konseling untuk Mengurai Cerita
Guna memfasilitasi kebutuhan warga yang beragam, BIPEKA PKS Kabupaten Semarang menyediakan dua jalur konseling yang dapat dipilih sesuai kenyamanan masing-masing keluarga:
- Konseling Tatap Muka (Offline): Digelar secara eksklusif dan terbatas pada Sabtu, 27 Juni 2026 mulai pukul 12.30 WIB di Kantor DPD PKS Kabupaten Semarang, Dusun Gading, Desa Tuntang. Mengingat kuota yang sangat dibatasi demi menjaga kedalaman dan kualitas konseling, warga diwajibkan melakukan konfirmasi kehadiran melalui WhatsApp di nomor 0857-9976-9599.
- Konseling Daring (Online): Bagi masyarakat yang terkendala jarak, waktu, atau lebih nyaman bercerita tanpa bertatap muka langsung, BIPEKA tetap membuka pintu lebar-lebar. Segala kisah, keluhan, dan pertanyaan dapat dikonsultasikan kapan saja melalui tautan resmi: forms.gle/K8Ds8mZ7VsdYHEY9A.
Melalui gerakan “Sejuta Keluarga Bercerita” ini, BIPEKA PKS Kabupaten Semarang berharap dapat menyalakan kembali lentera kebahagiaan di ruang-ruang keluarga. Sebab, mereka meyakini satu hal: dari keluarga yang sehat, tangguh, dan kokohlah, sebuah bangsa yang besar akan bermula.